Connect with us

Politik dan Pemerintahan

Pemkot Sebut Pengangkatan Dokter Gigi jadi Staf Ahli Sudah Sesuai Aturan, Tanor: Kompetensi Dari Mana?

“Kompetensi dari mana, seorang Kepala Puskesmas dan bidang ilmu dokter gigi diangkat menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan,”.

Published

on

Staf Ahli Walikota Tomohon Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan.

TOMOHON, – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon tanggapi soal pemberitaan terkait pengangkatan istri Walikota sebagai Staf Ahli yang dinilai melanggar aturan.

Pemkot menerangkan, pengangkatan istri Walikota Tomohon drg Jeand’arc Karundeng sebagai Staf Ahli tersebut sudah melalui proses dan tidak melanggar aturan.

Penjelasan itu pun dibantah Ketua Forum Transparansi (FORTRAN) Kota Tomohon, Stefy Edwin Tanor SE.Ak MM, yang sebelumnya mengatakan bahwa Pengangkatan Istri Walikota Tomohon Sebagai Staf Ahli melanggar Aturan.

Pejuang pembentukan Kota Tomohon tersebut menegaskan, apapun alasan dari Pemkot Tomohon, pengangkatan itu tetap ada yang dilanggar.

“Tetap ada tiga hal yang sudah dilanggar, yakni Asas Kompetensi, Asas Nepotisme dan Asas Keadilan,” tegas Tanor, kepada media ini, Kamis (5/1/2023).

Dirinya menyebut, Pengangkatan Istri Wali Kota Tomohon sebagai Staf Ahli melanggar dua aturan yakni Undang-Undang No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tanor mengungkap, dalam UU tersebut dinyatakan bahwa kebijakan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan (tanpa diskriminasi) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 134 tahun 2018 tentang Standar Kompetensi Staf Ahli Kepala Daerah dimana prasyarat menjadi staf ahli terdapat 5 butir.

Dalam Permendagri 134 Tahun 2018, Stefy mengatakan bahwa sangat jelas diatur, jabatan setingkat pimpinan tinggi pratama ini, yakni Lulus pendidikan pengembangan kompetensi kepemimpinan tingkat II dan lulus pendidikan pengembangan kompetensi Teknis.

“Kompetensi dari mana, seorang Kepala Puskesmas dan bidang ilmu dokter gigi diangkat menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan. Ini harus diperjelas,” tukas Tanor.

Baca Juga: Istri Walikota Jabat Staf Ahli Dinilai ‘Kangkangi’ UU ASN dan Permendagri!

Foto: Tampak Dokter Gigi diangkat jadi Staf Ahli Walikota Tomohon

Dalam penjelasannya, Kepala BKPSDM Kota Tomohon, Albert Tulus SH mengatakan, sesuai Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 pasal 108 ayat 3 menyatakan, pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS.

“Dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan, dan integritas serta persyaratan jabatan lain, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang dilakukan secara terbuka dan kompetitif pada tingkat nasional atau antar Kabupaten/Kota dalam satu provinsi,” jelas Albert kepada wartawan, Kamis (5/1/2023).

Pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, lanjut dia, dilakukan juga berdasarkan Pasal 105 PP 11 Tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil, yang menyatakan bahwa JPT utama, JPI madya, dan JPT pratama diisi dari kalangan PNS.

“Sehingga setiap PNS yang memenuhi syarat mempunyai kesempatan yang sama untuk mengisi JPT yang lowong,” terangnya.

Terkait persyaratan untuk diangkat dalam PJT, Albert menerangkan, dalam pasal 107 PP 11 Tahun 2017 yakni memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV, memiliki Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosial Kultural sesuai standar kompetensi Jabatan yang ditetapkan; memiliki pengalaman Jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan Jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun; sedang atau pernah menduduki Jabatan administrator atau JF jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun; memiliki rekam jejak Jabatan, integritas, dan moralitas yang baik; usia paling tinggi 56 (lima puluh enam) tahun; dan sehat jasmani dan rohani.

Dilanjutkan, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2019 juga telah mengatur Tata Cara Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.

“Pengangkatan drg Jeand’arc Karundeng dalam jabatan sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan, berdasarkan seleksi terbuka, pengisian didasarkan pada standar kompetensi yaitu Standar Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, dan Sosio Kultural, yakni secara Kompetensi Teknis memiliki tingkat Pendidikan yang sesuai dengan ketentuan, telah mengikuti pelatihan teknis fungsional, dan memiliki pengalaman bekerja secara teknis; bahwa secara kompetensi manajerial, pernah menduduki sebagai Kepala Puskesmas, dan secara Kompetensi Sosio Kultural, memiliki pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan; Kualifikasi Kepangkatan telah memenuhi syarat untuk diangkat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama karena sementara menduduki Golongan Ruang IV/c,” urainya.

Bahwa Permendagri Nomor 134 Tahun 2018 yang mengatur tentang pengangkatan Jabatan Staf Ahli diarahkan pada ASN yang menduduki Jabatan Administrasi yang hendak di promosi dalam Jabatan Staf Ahli.

“Pengangkatan drg Jeand’arc Karundeng, diangkat melalui Promosi Jabatan dari Jabatan Fungsional ke Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, sehingga tidak memerlukan Diklat Teknis Kepemimpinan Tingkat II, karena Diklat Teknis Kepemimpinan hanya berlaku bagi ASN yang menduduki Jabatan Administrasi, bahwa berdasarkan point 4 Pasal 107 PP 11 Tahun 2017 yang menyatakan sedang atau pernah menduduki Jabatan administrator atau Jabatan Fungsional jenjang Ahli Madya paling singkat 2 (dua) tahun,” paparnya.

Atas dasar itu, kata Tulus, drg. Jeand’arc Karundeng memenuhi syarat karena telah menduduki Jabatan Fungsional Ahli Madya lebih dari 2 (dua) tahun.

Sesuai Permenpan Nomor 15 Tahun 2019, lanjutnya, yang bersangkutan telah mengikuti seluruh tahapan sesuai dengan ketentuan yang telah diatur yaitu Pendaftaran, Seleksi Berkas, Rekam Jejak, seleksi Kompetensi, melalui tahapan tersebut Panitia Seleksi Terbuka menetapkan 3 (tiga) terbaik dan dikirim ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mendapatkan rekomendasi.

“Jadi, berdasarkan hasil Analisis, Penilaian dan Evaluasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terhadap pelaksanaan seleksi terbuka, bahwa proses pelaksanaan seleksi telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memberikan rekomendasi pelantikan. Ditekankannya melalui hal tersebut diatas pengangkatan saudara drg Jeand’arc Karundeng, telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Pada bagian lain, Tulus menambahkan terkait dengan perencanaan dan mutasi kepegawaian, Pemerintah Kota Tomohon pada tahun yang lalu mendapat peringkat dua Tingkat Nasional kategori bidang perencanaan dan mutasi kepegawaian.

“Hal ini menunjukan bahwa dalam pengisian jabatan lowong, selalu melalui kajian yang matang, dan dilakukan berdasarkan aturan yang ada,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik dan Pemerintahan

7 Caleg Terpilih Partai Golkar Tomohon Siap Pasang Badan untuk Kepentingan Rakyat!

Published

on

Gambar Karikatur: Ir Miky Junita Linda Wenur, MAP

TOMOHON, – 7 Putra Putri terbaik Partai Golkar terpanggil untuk jadi petugas Rakyat di Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon.

Ketua DPD II Partai Golkar Tomohon, Ir Miky Junita Linda Wenur, MAP (MJLW) menyebut, raihan 7 kursi parlemen ini terbilang maksimal dan patut disyukuri.

“Kami sangat mensyukuri pemberian Tuhan atas capaian yang luar biasa ini,” ucap MJLW, didampingi Sekretaris Stenly Lasut dan Bendahara Gerald Lapian, SE, MAP.

Semua ini, kata dia, juga terjadi atas dukungan dan peran masyarakat Tomohon yang telah memberi suara kepada Partai Golkar dan Caleg-calegnya di 4 daerah pemilihan.

Tak luput, kerja keras penyelenggara Pemilu KPUD dan Bawaslu beserta seluruh jajarannya sampai di TPS-TPS, TNI/Polri, Pemerintah, Insan Pers, pengamat bahkan pengurus dari berbagai partai politik peserta Pemilu di Kota Tomohon, terutama elemen masyarakat, sehingga Pemilu berlangsung dengan segala baik.

“Dengan 7 kursi berarti Partai Golkar tetap menjadi Pimpinan DPRD meski tidak lagi ketua tetapi posisi wakil ketua, satu fraksi dan berhak mengusung calon Pilkada Walikota dan Wakil Walikota 2024,” tegas Wenur.

MJLW yang juga Ketua Penasehat TKD, mengungkapkan puji syukur kepada Tuhan atas capaian pemilihan presiden dan wakil presiden yang melebihi target.

“Terimakasih kepada partai koalisi dan masyarakat Tomohon, sehingga Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran menang telak di Kota Tomohon melebihi target awal 70%,” imbuhnya.

Miky Wenur pula mengajak, agar senantiasa mengedepankan persatuan dan kesatuan untuk Tomohon Maju, Rakyat Sejahtera dengan rukun dan damai.

“Golkar tetap selalu komitmen dan konsisten berpihak kepada hak-hak dan kepentingan rakyat,” tukasnya.

Continue Reading

Politik dan Pemerintahan

Raih Kursi DPRD di Tomohon Barat, Feybie Simbar: Berkat Kemurahan Tuhan

Published

on

Feybie Vonny Simbar

TOMOHON, – Kursi Parlemen kian hangat, usai ‘pertarungan’ di tempat pengumutan suara (TPS) terakhir yang akhirnya dimenangkan oleh Feybie Vonny Simbar, dari partai Golkar.

Simbar akui, hasil akhir yang memantapkan dirinya di Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon merupakan berkat kemurahan Tuhan.

Sembari menunggu Quick count pemilihan legislatif (Pileg) di Tomohon Barat, Srikandi Woloan itu terus mengutamakan Doa dan kepercayaan diri.

“Kebaikan Tuhan terus mengalir untuk saya dan masyarakat Tomohon Barat. Ia tak perna meninggalkan kami. Buktinya, Doa kami terjawab, setelah mendengar hasil akhir yang akhirnya mempercayai saya sebagai wakil rakyat,” ungkap Simbar.

Atas terpilihnya Feybie Vonny Simbar di DPRD Tomohon, ia menekankan akan menjadi politisi yang benar-benar bekerja untuk rakyat.

“Kepercayaan masyarakat akan saya manfaatkan sebaik mungkin. Sudah sekian puluh tahun saya dibanjiri aspirasi masyarakat. Ini adalah jalan dan waktu untuk saya menyuarakan kepentingan rakyat,” tutur Simbar, didampingi sang suami, Des Elfie Runtu, Kamis (15/2/2024).

Ditekankannya pula, segala kebutuhan hidup keluarganya sudah pas, dan terpenuhi. Kini, kebutuhan masyarakat yang akan ia bawa di gedung parlemen.

“Mau sampai kapan lagi masyarakat menjerit, apalagi soal keadilan? Saya siap berjuang tak henti-hentinya demi rakyat. Sudah saatnya kesejahteraan dan keadilan ada di rakyat,” terang Simbar.

Lebih lanjut, ia kembali menegaskan, kepercayaan masyarakat untuknya, jadi tugas mulia untuk kemakmuran rakyat. Tak hanya untuk woloan raya, melainkan dari ujung Tara-tara raya.

“Ya, akan saya jembatani, dan kawal semua aspirasi dan kebutuhan hidup masyarakat!,” tukas Simbar.

Continue Reading

Politik dan Pemerintahan

Momen Kampanye Golkar Tomohon, JESJO jadi ‘Sarang’ Pendukung Gen-Z dan Milenial!

Published

on

Jesjo saat orasi di kampanye tatap muka partai Golkar Tomohon

TOMOHON, – Djemmy Jerry Sundah, SE yang dikenal dengan sebutan Jesjo, dihantar ribuan Generasi muda saat kampanye partai Golkar Tomohon, Jumat (9/2/2024).

Antusiasme para milenial Jesjo terdengar bergemuruh saat memasuki lapangan Woloan 3, Tomohon Barat, lokasi kampanye tatap muka partai Golkar Tomohon.

Makin meriah, saat Jesjo memasuki area lapangan, menuju ke panggung Kampanye. Yel-yel serta iringan lagu “Jesjo” terus bergema.

Ditengah jalannya kampanye yang diselimuti panas tajam, tak memutus semangat para milenial. Ini membuktikan, Jesjo dikagumi oleh ribuan pendukung generasi emas.

Tak kalah saing, pendukung Jesjo yang sudah lanjut usia pun ikut meneriaki kemenangan untuk Caleg DPRD Tomohon, nomor urut 1, di Dapil Tomohon Selatan itu.

Dalam orasinya, Jesjo menekankan siap mengumpulkan kekuatan penuh, untuk melanjutkan tekat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Masih banyak keluhan masyarakat, terlebih soal keadilan. Contoh saja bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Bahkan, ada penerima yang digeser,” beber Jesjo.

Dirinya menuturkan, masih banyak hal yang harus ia lakukan untuk kesejahteraan masyarakat. “Banyak aduan yang harus kita kawal dan selesaikan. Ya, kita selesaikan penderitaan rakyat!,” tegas Jesjo, disambut jeritan semangat para pendukungnya.

Tak lupa, Jesjo mengingatkan pendukungnya, untuk memenangkan Capres Prabowo Subianto, dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 14 Februari nanti.

Dari pemantauan media ini, usai kampanye tatap muka partai Golkar Tomohon, Jesjo mengarahkan pendukung milenialnya, untuk membersihkan lapangan, sebelum melakukan konvoi.

Continue Reading

TRENDING