Connect with us

Berita Utama

BAWASLU Tomohon “Gali” Solusi Hadapi soal Konflik Pemilu di Ruang Digital

Published

on

Narasumber kegiatan Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Penetapan Hasil Pemilu

TOMOHON, – Dalam menghadapi konflik Pemilihan Umum (Pemilu) di ruang digital, butuh solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Itu sebabnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon melaksanakan kegiatan Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Penetapan Hasil Pemilu.

Kegiatan ini, Bawaslu hadirkan dua narasumber (Narsum) yakni, DR Agustinus Pati, dan Dr Irene RHT Tangkawarow ST MISD, Selasa (23/04/2024) di Wise Hotel Kota Tomohon.

Di awal diskusi, DR Agustinus menuturkan strategi pengawasan agar berjalan dengan baik. “Tentu dijalankan lewat strategi yang pasti sesuai aturan yang berlaku,” terangnya.

“Pengawasan yang baik harus dikelolah dengan baik juga oleh Bawaslu,” imbuh DR Agustinus.

Dijelaskan pula, untuk pekerjaan Bawaslu diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia, Nomor 5 tahun 2024 tentang Pengawasan Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum.

Disamping itu, Narsum Dr Irene RHT Tangkawarow ST MISD mengungkap, soal konflik Pemilu ada beberapa faktor pemicu.

“Ada faktor pemicu kegaduhan atau biasa disebut ‘Buzzer’. Ini harus diantisipasi oleh pihak Bawaslu,” tegas Dr Irene.

Ditegaskan juga, Bawaslu harus berupaya menjaga dan Mengawasi ruang digital, menyebarkan pesan pemilu damai lewat media sosial, serta berkolaborasi dengan komunitas anti hoax.

Dia (Irene-red) menambahkan, Bawaslu harus menggelar deklarasi damai pemilu 2024 bersama koalisi damai, peserta pemilu serta platform media sosial.

“Tentu lewar kerjasama dengan kementerian komunikasi dan informatika dan platform media sosial membersihkan konten hoax dan disinformasi tentang pemilu,” beber Irene.

Ia juga menekankan, Solusi ini harus didukung pihak yang berwenang dalam penegakan hukum pelaku penyebaran hoax pemilu.

“Ya, dengan meningkatkan pengawasan cyber dalam memproses aduan masyarakat terkait hoax pemilu melalui hotline pelaporan hoax Bawaslu,” tambah Irene.

Diketahui, kegiatan ini juga dihadiri oleh Dua Pimpinan Bawaslu Tomohon, yakni Yossy Korah dan Handy Tumiwuda.

Keduanya berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi semua, terlebih masyarakat kota Tomohon.

“Ini penting untuk melakukan evaluasi jalannya Pemilu dan Pilcaleg yang sudah dilaksanakan,” tukas keduanya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *