Connect with us

Berita Terkini

Disebut “Tidak Layak Huni”, Gubernur Pastikan di 2023 Gedung PWI Sulut Bakal Dibangun!

Dirinya menilai, Gedung PWI Sulut sudah tidak layak dihuni. “Ya, menyusul musibah kebakaran gedung tersebut awal Mei 2021, jadi sudah tidak layak dihuni lagi,” ungkapnya.

Published

on

Foto bersama persatuan wartawan Indonesia (PWI) dan Gubernur Sulawesi Utara serta Forkopimda

TOMOHON, – Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara (Sulut), jadi ‘sorotan’ Gubernur Olly Dondokambey, dalam pembahasan di Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Sabtu (24/9/2022), di Terung Kabasaran, Kota Tomohon.

Dirinya menilai, Gedung PWI Sulut sudah tidak layak dihuni. “Ya, menyusul musibah kebakaran gedung tersebut awal Mei 2021, jadi sudah tidak layak dihuni lagi,” ungkapnya.

Dondokambey, yang juga Ketua Dewan Penasehat PWI Sulut itu memastikan, di 2023 nanti Gedung PWI Sulut akan dibangun.

Ini, kata dia, bertujuan agar para wartawan dapat menempati gedung baru yang reprentatif.

“Para pengurus PWI juga dapat bekerja dengan suasana yg sejuk, dan nyaman,” terang Gubernur sembari menyebut, peran wartawan sangat penting didalam mempublikasikan program pemerintah.

Dia juga berharap, Rakerda PWI Sulut dapat melahirkan program kerja organisasi yang menjadikan seorang wartawan profesional dalam melaksanakan tugasnya.

“Fungsi kontrol sosial dari seorang wartawan dalam menjalankan tugas itu penting. Silahkan kritik tapi harus konstruktif dan sesuai dengan kode etik jurnalistik berdasarkan Undang – Undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers,” ujar Olly.

Sementara itu Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur Sulut Olly Dondokambey selaku Ketua Dewan Penasehat PWI Sulut.

“Atas nama pengurus dan anggota PWI Sulut, saya berterima kasih perhatian dari Pak Gubernur yang akan membantu membangun Gedung PWI yang tidak layak huni akibat musibah kebakaran,” ujarnya.

Menurut Voucke, pembanguan Gedung PWI Sulut sangat didambakan semua anggota PWI di wilayah Sulawesi Utara berjumlah sekitar 800-an wartawan.

Menyangkut Rakerda, lanjut Voucke, merupakan terobosan baru. Sebab, selang puluhan tahun belakangan Rakerda PWI Sulut baru dilaksanakan dimasa kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

“Hasil rumusan Rakerda akan disampaikan pada Konfrensi Kerja Nasional (Kongkernas) PWI di Kota Malang, Jawa Timur, November 2022 mendatang,” kata Voucke.

Untuk diketahui, peserta Rakerda berjumlah 45 wartawan, yang terdiri dari utusan Pengurus PWI di 13 kabupaten/kota.

Turut hadir pada acara ini Kapolda Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Mulyatno, Wakil Sekjen PWI Pusat Suprapto, Danrem 131/Santiago yang diwakili Kasrem 131/Santiago Kol Inf Hengky Yudha Setiawan,

Hadir juga, Wali Kota Tomohon Carol Senduk, Wakil Wali KotaTomohon Wenny Lumentut, dan Kapolres Tomohon Ajun Komisaris Besar Arian Primadanu Colibrito. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *