Connect with us

Politik dan Pemerintahan

Di Tomohon, Istri Aniaya Suami Hingga ‘Babak Belur’, Begini Kronologisnya…

Saat terjadi adu mulut, sang Istri kemudian mengancam akan merusak motor suaminya apabila tidak menyerahkan barang-barang milik dari tersangka.

Published

on

Pelaku ketika diamankan di Mapolsek Tomohon Tengah

TOMOHON, – Nasib malang menimpah seorang pria MB alias Meinar (30) asal Tara-tara, Tomohon Barat, lantaran dianiaya Istrinya VA alias Vhiny (24).

Dari informasi yang diterima, Team piket Polsek Tomohon Tengah dibawa pimpinan Kapolsek Kompol Arie Prakoso, SIK berhasil mengamankan pelaku.

Dari kronologi kejadian, pada Selasa, (28/2/2023), berawal tersangka (VA) meminta Handphone, KTP, dan barang-barang milik dari tersangka kepada suaminya.

Saat itu, pelapor berada dan sedang bekerja di toko Audio Tomohon. Kemudian, istrinya datang untuk meminta uang dan barang lainnya dengan alasan akan ke Kota Manado.

“Namun, pelapor yang tidak lain adalah suami dari tersangka, tidak memberikan Handphone, KTP, dan barang-barang milik dari tersangka,” ungkap Kapolsek Arie.

Tersangka pun merasa Emosi dan terjadi adu mulut antara tersangka dan pelapor. Pelapor kemudian menunjukkan KTP milik tersangka dan membuang ke jurang di belakang toko tersebut.

Setelah itu, lanjut Arie, tersangka meminta uang milik dari tersangka yang di simpan oleh pelapor, pelapor pun tidak mengiyakan permintaan dari tersangka.

Alasan sang suami tidak memberi uang itu karena uang tersebut akan digunakan Istrinya untuk pergi ke Kota Manado bersama teman-teman dari tersangka.

“Atas tuduhan itu, sang istri merasa marah kemudian terjadi saling dorong antara tersangka dan pelapor,” tutur Kapolsek Arie Prakoso, SIK.

Sang Istri kemudian mengancam akan merusak motor suaminya apabila tidak menyerahkan barang-barang milik dari tersangka.

Atas ancaman itu, pelapor menarik tersangka hingga terjatuh. Sang istri langsung mengambil sebatang kayu dan menganiaya suaminya di bagian wajah dan kepala hingga mengakibatkan luka lebam.

Atas kejadian itu, dihari yang sama, piket Polsek Tomohon Tengah telah mengamankan tersangka.

“Saat ini, tersangka di serahkan ke piket Reskrim Polsek Tomohon Tengah untuk di mintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.

Diketahui, hasil interogasi, alasan pelapor tidak memberikan barang-barang milik tersangka karena pelapor marah kepada tersangka.

Alasannya pula, tersangka sering jalan-jalan dengan teman-teman tersangka sehingga menimbulkan rasa cemburu, dan menuduh tersangka sudah ada pria lain.

Politik dan Pemerintahan

Ir Miky Wenur Serap Aspirasi Rakyat dalam Sosialisasi Ranperda Pengelolaan Sampah

Published

on

Suasana sosialisasi Ranperda Pengelolaan sampah

TOMOHON, – Aspirasi, masukan dan kritikan rakyat tertuang dalam sosialisasi Rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pengelolaan Sampah, Senin (26/2/2024), di Homestay, Tomohon Selatan.

Ir, Miky Junita Linda Wenur, MAP sebagai narasumber mengapresiasi sigapnya masyarakat dalam memberi masukan soal rancangan Perda ini.

Ia menuturkan, dalam proses rancangan ini membutuhkan masukan dan usulan dari masyarakat. “Tentu dengan aspirasi yang ada, dapat menyempurnakan ranperda ini, hingga ditetapkan jadi Perda,” jelas MJLW, sapaan akrabnya.

Dikatakan, perda ini sangat penting untuk menjaga kestabilan ekonomi masyarakat. Sebab, pengelolaan sampah jika dilakukan dengan baik, pastinya dapat dijual belikan.

“Contoh saja jika kita mendaur ulang sampah, bisa jadi bahan hiasan ataupun pupuk. Selain itu, akan ada reward untuk mereka yang mengelola sampah,” ungkap MJLW.

Diwaktu yang sama, anggota DPRD Tomohon Priscilla Tumurang yang juga sebagai narasumber menjelaskan, perda ini juga berisikan sanksi bagi pelanggar yang berlawanan dengan pengelolaan sampah.

“Masyarakat juga dapat menjadi corong dalam memantau pelanggaran soal sampah. Laporkan, jika kedapatan membuang sampah dengan sembarang,” tutur Priscilla.

Dalam sosranperda yang difasilitasi oleh Sekretariat DPRD Tomohon itu, Priscilla menghimbau agar masyarakat dapat meneruskan informasi ini ke masyarakat lain.

“Dengan begitu, masyarakat yang tak sempat ambil bagian dalam sosialisasi ini dapat mengerti dan paham soal rancangan Perda pengelolaan sampah,” tukasnya.

Continue Reading

Politik dan Pemerintahan

Pentingnya Ranperda Pengelolaan Sampah, Djemmy Sundah: Jika Dikelola, Bernilai Ekonomi Tinggi

Published

on

Djemmy Sundah saat memberikan materi di sosialisasi Ranperda Pengelolaan sampah

TOMOHON, – Pengelolaan sampah miliki nilai ekonomis yang tinggi. Berkaca dari daerah lain, yang malah memperebutkannya untuk pendongkrak kebutuhan hidup.

Itulah sebabnya, sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon kembali mensosialisasikan Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pengelolaan sampah.

Ketua DPRD Tomohon Djemmy Sundah SE yang jadi narasumber dalam sosialisasi itu menjelaskan pentingnya nilai sampah jika dikelola dengan baik.

“Seperti yang terjadi di Makasar. Malah ada yang sampai mencuri sampah. Itu sebabnya, sampah sangat berharga dan penting untuk ekonomi kita,” tutur Sundah, Senin (26/2/2024), di Villa Berkat II, Kelurahan Paslaten.

Ranperda pengelolaan sampah ini, masih dalam bentuk rancangan. Oleh karenanya, masukan, saran dan kritik dari masyarakat, sangat penting untuk menyempurnakan perda ini.

Di waktu yang sama, Ir Miky Wenur, yang juga sebagai narasumber menjelaskan, ranperda pengelolaan sampah yang bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, banyak reward didalamnya.

“Jadi, masyarakat yang punya peran dalam pengelolaan sampah, seperti contoh dalam bentuk daur ulang, akan diberikan reward, seperti yang sudah tercatat dalam perda ini,” ungkap Wenur.

Ia juga mengatakan, isi perda ini lengkap dengan jam waktu buang sampah. Hal ini meringankan masyarakat untuk melakukan pembuangan sampah, menyesuaikan dengan kendaraan pengangkut sampah.

Continue Reading

Politik dan Pemerintahan

7 Caleg Terpilih Partai Golkar Tomohon Siap Pasang Badan untuk Kepentingan Rakyat!

Published

on

Gambar Karikatur: Ir Miky Junita Linda Wenur, MAP

TOMOHON, – 7 Putra Putri terbaik Partai Golkar terpanggil untuk jadi petugas Rakyat di Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon.

Ketua DPD II Partai Golkar Tomohon, Ir Miky Junita Linda Wenur, MAP (MJLW) menyebut, raihan 7 kursi parlemen ini terbilang maksimal dan patut disyukuri.

“Kami sangat mensyukuri pemberian Tuhan atas capaian yang luar biasa ini,” ucap MJLW, didampingi Sekretaris Stenly Lasut dan Bendahara Gerald Lapian, SE, MAP.

Semua ini, kata dia, juga terjadi atas dukungan dan peran masyarakat Tomohon yang telah memberi suara kepada Partai Golkar dan Caleg-calegnya di 4 daerah pemilihan.

Tak luput, kerja keras penyelenggara Pemilu KPUD dan Bawaslu beserta seluruh jajarannya sampai di TPS-TPS, TNI/Polri, Pemerintah, Insan Pers, pengamat bahkan pengurus dari berbagai partai politik peserta Pemilu di Kota Tomohon, terutama elemen masyarakat, sehingga Pemilu berlangsung dengan segala baik.

“Dengan 7 kursi berarti Partai Golkar tetap menjadi Pimpinan DPRD meski tidak lagi ketua tetapi posisi wakil ketua, satu fraksi dan berhak mengusung calon Pilkada Walikota dan Wakil Walikota 2024,” tegas Wenur.

MJLW yang juga Ketua Penasehat TKD, mengungkapkan puji syukur kepada Tuhan atas capaian pemilihan presiden dan wakil presiden yang melebihi target.

“Terimakasih kepada partai koalisi dan masyarakat Tomohon, sehingga Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran menang telak di Kota Tomohon melebihi target awal 70%,” imbuhnya.

Miky Wenur pula mengajak, agar senantiasa mengedepankan persatuan dan kesatuan untuk Tomohon Maju, Rakyat Sejahtera dengan rukun dan damai.

“Golkar tetap selalu komitmen dan konsisten berpihak kepada hak-hak dan kepentingan rakyat,” tukasnya.

Continue Reading

TRENDING