Connect with us

Politik dan Pemerintahan

Optimis Golkar Menang 2024, CEP: Jaga Soliditas, Jangkau Masyarakat dari Hati ke Hati

Published

on

Ketua DPD Partai Golkar Sulut, Christiany Eugenia Paruntu (CEP) didampingi Djemmy Sundah SE

TOMOHON, – Pesan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Utara Christiany Eugenia Paruntu (CEP) bagi para kader menjadi semangat baru untuk meraih kemenangan di pemilihan umum (Pemilu) 2024 nanti.

Betapa tidak, Srikandi asal Minahasa Selatan itu saat bersilahturahmi dengan Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon, menitip pesan penting bagi para kader dalam menghadapi pemilu di 2024 nanti.

“Untuk para kader, jangan hanya berdiam diri! Saatnya kita bergerak dengan melakukan konsolidasi partai, baik internal maupun eksternal,” pintah CEP, kepada wartawan, Rabu (15/6/2022) di Villa Jes Jo Woloan, Tomohon Barat.

Karena, kata dia, yang utama adalah lakukan konsolidasi dalam mencapai target Partai Golkar untuk menjadikan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai Presiden Indonesia. “Ya, kita tetap dukung pak Erlangga, di Pilpres 2024,” tegasnya.

Foto: Silahturahmi Fraksi partai Golkar Tomohon bersama Ketua DPD Sulut, CEP.

Dirinya juga memastikan, Jelang pemilu, pihaknya akan melakukan tahapan-tahapan yang menjadi dasar dalam meraih kemenangan di pemilihan umum 2024.

“Tentu kita akan melakukan konsolidasi di setiap daerah, dan saya akan turun langsung untuk menemui para kader dan simpatisan partai Golkar,” jelas mantan Bupati Minahasa Selatan itu.

Dia (CEP-red) mengungkap, pihaknya akan melakukan rapat kerja daerah (Rakerda) di setiap Kabupaten/Kota. “Ya, kita satukan lagi kader-kader yang ada,” imbuhnya.

Tak hanya itu, CEP juga memastikan akan mensosialisasikan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), sampai ke tingkat daerah Kabupaten/Kota. Koalisi ini, kata CEP, yakni PAN, PPP, dan Golkar.

Intinya, lanjut CEP, kerja keras dari para kader Partai Golkar Sulawesi Utara dan Kota Tomohon sangat penting dalam mendulang suara nanti. “Jaga solidaritas, serta jangkau masyarakat dari hati ke hati. Kita optimis, Golkar menang di pemilu 2024,” pungkasnya

Sementara, Anggota Fraksi partai Golkar yang juga Ketua DPRD kota Tomohon Djemmy Sundah SE menyatakan siap mendukung dan mengikuti program Golkar seperti yang ditugaskan.

“Apa yang terbaik bagi partai, tentunya sebagai pengurus, akan kami lakukan. Apalagi, telah mendapat arahan dari pimpinan,” terang Sundah, didampingi Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Tomohon James Kojongian ST.

Dari pemantauan media ini, dalam silahturahmi, dihadiri oleh Fraksi-fraksi Partai Golkar, yakni Jenny Sompotan, Priscilla Tumurang, Donald Pondaag dan Toar Polakitan SE.

Ichad Ering

Politik dan Pemerintahan

Petani Menjerit! Pupuk Bersubsidi di Tomohon ‘Mandeg’ saat Harga Beras Lagi Mahal-mahalnya

Published

on

Karikatur

TOMOHON, – Asupan pupuk bersubsidi, harusnya jadi salah satu solusi untuk mengatasi dampak ekonomis masyarakat, ketika harga beras melambung tinggi.

Dari penelusuran, secara nasional, rata-rata harga beras di level eceran mencapai Rp 15.157 per kilogram pada Februari 2024. Angka itu melonjak 24,65 persen secara tahunan dan naik 6,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara, di Tomohon, beberapa masyarakat mengaku, harga beras sudah mencapai Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per liter.

Mirisnya, dari informasi yang diterima, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dibawa pimpinan Caroll Senduk, SH malah menambah jeritan petani.

Pasalnya, Pemkot diduga terlambat dalam melakukan verifikasi dan pengajuan, sesuai batas waktu yang ditentukan oleh kementerian pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI).

Akibatnya, Kota didataran kaki gunung Lokon itu tidak memiliki alokasi pupuk bersubsidi, yang akhirnya berdampak pada sektor pertanian di Tomohon.

Hal ini pun mendapat perhatian dari Anggota DPRD kota Tomohon, Ir Miky Junita Linda Wenur, MAP. Ia mengaku kecewa, dan prihatin atas keluhan petani yang belum memperoleh pupuk bersubsidi.

Bahkan, Ketua DPD II Partai Golkar Tomohon itu pun terima curhatan Petani. “Ya, mereka (Petani-red) bercerita secara langsung. Ada juga yang lewat media sosial. Para petani mengeluh soal pupuk,” ungkap MJLW sapaan akrab Wenur, Jumat (1/3/2024).

Disayangkannya, disaat musim tanam, tentunya Petani membutuhkan pupuk bersubsidi untuk padi dan jagung, tetapi tidak tersedia dikios-kios.

“Saya pun mendapat informasi bahwa tidak adanya alokasi pupuk bersubsidi di Kota Tomohon saat ini, antara lain disebabkan pihak Pemkot terlambat verifikasi dan mengajuhkan sesuai batas waktu yang ditentukan Kementan RI,” beber Wenur.

Kebenaran informasi ini, kata dia, harus digali bersama. Kiranya, Pemkot Tomohon memberikan penjelasan secara terbuka dan jujur kepada masyarakat Tomohon, terutama petani.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tomohon itu pun telah meminta kepada anggotanya di Komisi II, yang membidangi perekonomian dan keuangan, termasuk bermitra kerja dengan Dinas Pertanian untuk ‘hearing’ mengenai persoalan ini.

Miky Wenur menegaskan, masalah ini harus ditelusuri lebih lanjut, lantaran pupuk bersubsidi merupakan kebutuhan mendasar untuk produksi padi, jagung dan tanaman lainnya.

“Tentu untuk peningkatan perekonomian sekaligus mewujudkan kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan,” tukasnya.

Continue Reading

Politik dan Pemerintahan

Ir Miky Wenur Serap Aspirasi Rakyat dalam Sosialisasi Ranperda Pengelolaan Sampah

Published

on

Suasana sosialisasi Ranperda Pengelolaan sampah

TOMOHON, – Aspirasi, masukan dan kritikan rakyat tertuang dalam sosialisasi Rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pengelolaan Sampah, Senin (26/2/2024), di Homestay, Tomohon Selatan.

Ir, Miky Junita Linda Wenur, MAP sebagai narasumber mengapresiasi sigapnya masyarakat dalam memberi masukan soal rancangan Perda ini.

Ia menuturkan, dalam proses rancangan ini membutuhkan masukan dan usulan dari masyarakat. “Tentu dengan aspirasi yang ada, dapat menyempurnakan ranperda ini, hingga ditetapkan jadi Perda,” jelas MJLW, sapaan akrabnya.

Dikatakan, perda ini sangat penting untuk menjaga kestabilan ekonomi masyarakat. Sebab, pengelolaan sampah jika dilakukan dengan baik, pastinya dapat dijual belikan.

“Contoh saja jika kita mendaur ulang sampah, bisa jadi bahan hiasan ataupun pupuk. Selain itu, akan ada reward untuk mereka yang mengelola sampah,” ungkap MJLW.

Diwaktu yang sama, anggota DPRD Tomohon Priscilla Tumurang yang juga sebagai narasumber menjelaskan, perda ini juga berisikan sanksi bagi pelanggar yang berlawanan dengan pengelolaan sampah.

“Masyarakat juga dapat menjadi corong dalam memantau pelanggaran soal sampah. Laporkan, jika kedapatan membuang sampah dengan sembarang,” tutur Priscilla.

Dalam sosranperda yang difasilitasi oleh Sekretariat DPRD Tomohon itu, Priscilla menghimbau agar masyarakat dapat meneruskan informasi ini ke masyarakat lain.

“Dengan begitu, masyarakat yang tak sempat ambil bagian dalam sosialisasi ini dapat mengerti dan paham soal rancangan Perda pengelolaan sampah,” tukasnya.

Continue Reading

Politik dan Pemerintahan

Pentingnya Ranperda Pengelolaan Sampah, Djemmy Sundah: Jika Dikelola, Bernilai Ekonomi Tinggi

Published

on

Djemmy Sundah saat memberikan materi di sosialisasi Ranperda Pengelolaan sampah

TOMOHON, – Pengelolaan sampah miliki nilai ekonomis yang tinggi. Berkaca dari daerah lain, yang malah memperebutkannya untuk pendongkrak kebutuhan hidup.

Itulah sebabnya, sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon kembali mensosialisasikan Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pengelolaan sampah.

Ketua DPRD Tomohon Djemmy Sundah SE yang jadi narasumber dalam sosialisasi itu menjelaskan pentingnya nilai sampah jika dikelola dengan baik.

“Seperti yang terjadi di Makasar. Malah ada yang sampai mencuri sampah. Itu sebabnya, sampah sangat berharga dan penting untuk ekonomi kita,” tutur Sundah, Senin (26/2/2024), di Villa Berkat II, Kelurahan Paslaten.

Ranperda pengelolaan sampah ini, masih dalam bentuk rancangan. Oleh karenanya, masukan, saran dan kritik dari masyarakat, sangat penting untuk menyempurnakan perda ini.

Di waktu yang sama, Ir Miky Wenur, yang juga sebagai narasumber menjelaskan, ranperda pengelolaan sampah yang bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, banyak reward didalamnya.

“Jadi, masyarakat yang punya peran dalam pengelolaan sampah, seperti contoh dalam bentuk daur ulang, akan diberikan reward, seperti yang sudah tercatat dalam perda ini,” ungkap Wenur.

Ia juga mengatakan, isi perda ini lengkap dengan jam waktu buang sampah. Hal ini meringankan masyarakat untuk melakukan pembuangan sampah, menyesuaikan dengan kendaraan pengangkut sampah.

Continue Reading

TRENDING