Connect with us

Hukum dan Kriminal

Dugaan Prostitusi Online di Kost SS, Polres Tomohon Lakukan Investigasi Lebih Lanjut

Published

on

TOMOHON, – Masyarakat dikaki gunung Lokon sempat dihebohkan saat Tim Anti Bandit Urc Totosik meringkus pria EJ alias Edward (22), asal Tombariri, yang diduga menjual pacar di sebuah kost SuperStar (SS) Tomohon.

Kejadian ini, sementara diselidiki dan didalami oleh pihak Polres Tomohon, guna dilakukan pemeriksaan lewat bukti-bukti yang ada.

Hal itu, dikatakan Kapolres Tomohon melalui Kasat Reskrim Polres, AKP Denny Tampemawas didampingi Kasie Humas Polres, AKP Hanny Goni dan Paur Humas, Aiptu Johny Rumagit.

Dirinya (Denny-red) menjelaskan, pihaknya bakal lebih mendalami soal dugaan kasus prostitusi online yang diduga terjadi pada Rabu (30/3), sekitar pukul 24.00 wita, di tempat kos Super Star.

“Ya, perkembangan saat ini, kami belum mendapati bukti jika telah terjadi tindak prostitusi online di tempat tersebut, karena tak memiliki cukup bukti,” jelas Denny Tampemawas, saat Konfrensi Pers di Polres Tomohon, Kamis (31/03/22).

Memang, kata Denny, benar saat dilakukan penggerebekan oleh Urc Totosik Polres Tomohon, didapati bukti bercak darah di seprai milik saksi perempuan tersebut.

“Tapi setelah dilidik, saksi menjelaskan jika itu memang darahnya karena saat itu sedang dalam masa menstruasi,” jelasnya.

Pengamanan Tim Totosik, lanjut Denny, saat mengamankan tersangka EJ alias Edward (22), yang juga melakukan tindak pidana menggunakan senjata tajam jenis badik, sudah tepat dan benar.

“Dan saat ini tersangka masih diperiksa tim penyidik Polres Tomohon,” tuturnya, kepada sejumlah wartawan.

Diwaktu yang sama, Denny juga menjelaskan, kronologi dari hasil penyidikan bahwa pada saat itu saksi perempuan dengan inisial DD bersama rekannya sedang menikmati minuman keras.

“Tiba tiba ada lelaki tak dikenal yang masuk ke kamar mereka ingin bergabung, dan menawarkan untuk kencan tapi tidak direspon,” ketus Denny.

“15 menit kemudian datang tersangka EJ yang masuk ke kamar mereka. Melihat ada lelaki tidak dikenal, EJ langsung tersinggung dan menyuruh lelaki tersebut keluar kamar,” imbuh Denny.

Kemudian, tersangka EJ sempat melihat sebuah pisau badik di tempat sendok, dan langsung mengancam lelaki tak dikenal tersebut.

“Karena situasi sudah semakin ribut, para tamu tempat tersebut kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut, yang langsung direspon cepat oleh Tim URC Totosik untuk meringkus tersangka yang mengamuk dengan senjata tajam,” tukas Denny.

//Ichad

Hukum dan Kriminal

Aktivis Muda ‘Kecam’ Kanzo Cafe! Dinilai Rusak Masa Depan Gen-Z di Tomohon

Published

on

Potret Suasana di Kanzo Cafe Tomohon

TOMOHON,– Prospek Generasi Muda di kota Tomohon ‘Terancam’. Pasalnya, kehadiran Kanzo Cafe beri efek negatif untuk masa depan anak muda, Khusus Generasi Z di kota Religius.

Hal itu dapat perhatian dari aktivis muda Tomohon Arter Moningka. Betapa tidak, anak-anak yang masih di bawa umur, dibiarkan bebas meneguk minuman keras (miras) oleh pemilik.

Parahnya pula, anak muda yang diketahui masih duduk di bangku sekolah dan belum cukup umur itu diberikan fasilitas untuk pesta miras hingga dini hari.

Arter Moningka menilai, kegiatan di Kanzo Cafe Tomohon tersebut sudah mengancam masa depan generasi muda di Kota Tomohon.

“Ini jelas sudah mengancam masa depan anak muda kita di sini. Pengelola hanya fokus meraup keuntungan tanpa memikirkan efek buruk dari minuman keras yang tersedia bebas di situ,” ucapnya.

Ia menyebut, kegiatan di tempat itu berpotensi besar merusak cita-cita anak muda Tomohon. Sebab, ia melihat, banyak yang masih sekolah datang dan pesta miras di situ.

“Ini sangat berbahaya. Jangan biarkan masa depan mereka menjadi pemabuk. Habis mabuk, pasti mengarah ke kegiatan negatif, mengganggu kamtibmas, bahkan bisa ke seks bebas,” bebernya.

Untuk itu, Arter meminta, pihak Pemerintah dan aparat Kepolisian mengambil langkah untuk mencegah hancurnya masa depan anak muda akibat pesta miras di tempat hiburan itu.

“Tentu ini harus dicegah. Pemerintah dan aparat Polisi sebaiknya mengambil langkah tegas. Apalagi jam beroperasi sampai dini hari. Ini jelas sudah melanggar aturan. Dan yang terpenting, anak muda kita sangat terancam dengan kehadiran cafe itu,” pungkasnya.

Diketahui, Kanzo Cafe adalah tempat hiburan yang menyediakan berbagai jenis minuman keras, hasil campuran minuman bua-buahan dengan alkohol jenis Cap Tikus. Selain itu, tempat hiburan itu juga menyediakan miras berlabel.

Continue Reading

Hukum dan Kriminal

Kesal karena “Diusir”, Pria ini Nekat Hajar Sepupunya yang Dalam Kondisi Hamil!

Published

on

Pelaku saat diamankan di Polres Tomohon

TOMOHON, – Malangnya nasib PML alias Patricia (37) asal Tomohon Tengah lantaran dianiaya RL alias Richard (46), meski dalam kondisi hamil 8 bulan.

Atas kejadian itu, tim Resmob Polres Tomohon dibawa pimpinan Bima Pusung meringkus Pelaku RL asal Langowan Utara, Minahasa.

Kapolres Tomohon AKBP Lerry Ronald Tutu, SIK MM memaparkan, Sat Reskrim Polres Tomohon telah mengamankan seorang lelaki yang di duga kuat telah melakukan tindak pidana penganiayaan.

“Ya, kejadian ini terjadi di Kelurahan Kakaskasen Tiga Kecamatan Tomohon Utara,” ungkap Kapolres didampingi Kasie Humas Polres Tomohon AKP Fredy Sulu, Sabtu (03/02/2024).

Dijelaskan, terduga pelaku RL menganiaya Patricia yang dalam keadaan hamil 8 bulan secara berulang-ulang menggunakan tangan yang mengena pada bagian kepala.

“Itu mengakibatkan korban mengalami rasa sakit pada bagian kepala dan memar pada bagian telinga kiri dan kanan,” beber Kapolres.

Permasalahan, kata Kapolres, dilatar belakangi terduga Pelaku marah dan kesal kepada Korban, karena Korban tidak mengijinkan Pelaku tinggal di rumah yang saat ini ditinggali oleh Korban.

Sementara, pelaku menjelaskan, bahwa rumah tersebut bukan milik korban, melainkan milik dari kakek mereka berdua.

“Sangat disayangkan hal ini bisa terjadi, padahal antara keduanya masih memiliki hubungan saudara, dan hal ini sebenarnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” terang Kapolres.

Dijelaskan, korban sudah melaporkan hal ini ke Polres Tomohon, dan terduga Pelaku sudah diamankan di Polres Tomohon.

“Saat ini korban mendapat perawatan jalan di RS Bethesda Tomohon,” tukas Kapolres Tomohon, seraya menjelaskan bahwa pelaku disangkakan Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan hukuman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.

Continue Reading

Hukum dan Kriminal

Polres Tomohon Bekuk Adolf, Warga Tombar yang Nekat Tebas Wajah Korban Karena Cemburu

Published

on

Pelaku saat diamankan Resmob Polres Tomohon

TOMOHON, – Kecemburuan membawa ACS alias Adolf (21), warga Tomohon Barat yang harus mengadu nasib di jeruji besi, pada Sabtu (03/2/2024).

Pasalnya, Adolf nekat menebas wajah korban OL alias Tifen (29) asal Talete 1, Tomohon Tengah, lantaran tak terima pacarnya didekati oleh Korban.

Orang tua korban, Ari Losu (49) langsung melaporkan kejadian tersebut. Dasarnya, laporan Polisi Nomor : LP/53/II/2024/SPKT/Polres Tomohon/Polda Sulawesi Utara, tanggal 3 Februari 2024.

Tim Buser Sat Reskrim Polres Tomohon di Pimpin Aipda Bima Pusung pun langsung mengamankan terduga Pelaku Penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Kapolres Tomohon, AKBP Lerry Ronald Tutu, SIK MM membenarkan, pihaknya telah mengamankan pelaku atas dugaan penganiayaan di kost, kelurahan Lansot.

“Ya, telah terjadi tindak pidana menggunakan senjata tajam jenis parang di salah satu tempat kost yang ada di Kelurahan Lansot Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon,” ungkap Kapolres, Sabtu (3/2/2024).

Dari informasi yang diterima, pelapor merupakan ayah dari Korban, karena saat ini Korban sedang di rawat di RS. Gunung Maria Tomohon.

Untuk Terduga Pelaku dan barang bukti sebilah parang, digunakan terduga Pelaku untuk menganiaya Korban, sudah diamankan tim buser di Polres Tomohon,

“Tentunya kasus ini akan di proses seusai Hukum yang berlaku,” terang Kapolres, yang juga dibenarkan Kasie Humas Polres Tomohon Ferdy Sulu.

Kapolres menegaskan, pihaknya tidak akan kompromi dengan oknum-oknum yang sengaja mengganggu stabilitas kamtibmas yang ada di wilayah Hukum Polres Tomohon.

Apalagi, yang sudah melakukan tindak pidana. Untuk itu, kata Kapolres, bagi masyarakat yang melihat atau mengalami perlakuan tindak pidana, agar segera melapor ke pihak Kepolisian, baik Polsek maupun Polres.

Dirinya menghimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang ada, apalagi saat ini dalam pelaksanaan kampanye.

“Beberapa hari lagi akan melakukan pemungutan suara pemilu tahun 2024, karena dengan situasi yang aman dan kondusif, maka kita pasti akan merasa nyaman saat beraktivitas,” pungkasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Iptu Stefy Sumolang, S.H., M.H., menjelaskan kronologis kejadian itu. Ia membeberkan, tim Buser telah mengamankan lelaki berinisial ACS alias Adolf warga Kelurahan Taratara 2 Kecamatan Tomohon Barat.

“Pelaku di duga kuat telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan parang,” ungkap Kasat.

Terduga Pelaku nekat menganiaya Korban dengan menggunakan parang, karena dilatarbelakangi rasa cemburu, di mana terduga Pelaku marah kepada korban yang mencoba mendekati pacar dari terduga Pelaku.

“Akibat dari penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek pada wajah bagian pipi sebelah kiri dan mendapat perawatan di RS Gunung Maria Tomohon,” tukasnya.

Diketahui, pelaku disangkakan pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun 8 bulan.

Continue Reading

TRENDING