Connect with us

Bisnis dan Ekonomi

Salut! Milisi Waraney Tomohon Berdayakan Anggota Bertani, Intelkam Polda: Giat yang Positif!

Published

on

Direktur Intelkam Polda Sulut Kombespol. Budi Herwanto SH MH.

TOMOHON, – Menjaga perekonomian dimasa pandemi, merupakan tantangan sulit yang mau – tak mau, harus diperjuangkan. Apalagi, beberapa daerah lain terbilang sulit akan hasil bahan pangan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Namun, Organisasi Milisi Waraney DPD Tomohon inisiatif memberdayakan ratusan anggotanya untuk melakukan suatu program, yakni bercocok tanam. Tentunya ini merupakan terobosan positif dalam menjaga perekonomian tetap kondusif.

Hal ini, mendapat apresiasi besar dari Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), melalui Direktur Intelkam Polda Sulut Kombespol. Budi Herwanto SH MH.

Herwanto menilai, tindakan yang dilakukan oleh organisasi berlogo burung Manguni ini, merupakan terobosan yang positif, dan patut dicontohi oleh organisasi lain.

“Saya bangga dan salut karena ada ormas yang mau bekerja seperti ini (bertani). Luar biasa, suatu giat yang positif,” tutur Herwanto. Senin, (27/09).

Hal menarik yang dia (Herwanto-red) temui, yakni dengan fasilitas sederhana, Milisi Waraney Tomohon mampu menghasilkan jagung yang bisa dibilang sempurna. “Uhh gurih ya Jagungnya,” ucap Hewanto sembari memanen.

Melihat keberhasilan Milisi dalam bertani, Direktur Intelkam Herwanto berharap Organisasi ini kedepannya tetap bergerak dalam hal bercocok tanam.

“Saya harap kedepan ada penanaman lain, misalnya, buah pisang, umbi-umbian, atau tanaman rempah, agar hasilnya dapat memuaskan bagi banyak orang, tak hanya pribadi melainkan seluruh masyarakat,” usul Herwanto, diakhir stetmennya.

Sementara, Kapolres Tomohon AKBP Bambang A Gatot SIK MH, berharap Organisasi ini (Milisi Waraney) tetap termotivasi dalam menjalankan kegiatan yang sangat membanggakan ini.

“Tetap semangat, dan jalin terus sinergitas, agar program positif ini dapat berjalan dengan baik, dan menjadi motivasi bagi masyarakat,” tutup Bambang.

Diwaktu yang sama, Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH, turut bangga atas keberhasilan panen jagung yang diprakarsai Milisi Waraney. Sehingga, pihaknya (Pemerintah) siap memfasilitasi alat Tani.

“Ya, kami siap fasilitasi, baik bibit, traktor, dan alat tani lainnya agar tingkat kinerja petani yang tergabung dalam organisasi ini lebih semangat dan termotivasi dalam bercocok tanam,” ungkap Senduk.

“Dan setelah saya pantau, ternyata sebagaian besar adalah milenial. Suatu kebanggaan dari saya sebagai pemerintah Kota. Tetap semangat, jadilah contoh yang baik bagi semua orang,” tandas Walikota Tomohon.

Richard Ering

Bisnis dan Ekonomi

Milenial Tomohon di Mata Ronny Sompie: Punya Passion yang Inspiratif!

Published

on

Almontana Paat, Ronny Sompie, dan Cindy Rantung

TOMOHON, – Sehari penuh Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H. sambangi kota didataran kaki gunung Lokon.

Dalam kunjungannya pada Jumat (10/11/2023), Ia akui menemukan banyak inspirasi yang timbul dari passion Milenial di Tomohon.

Kekagumannya muncul saat Sompie menyeruput kopi di Elmonts Coffee and Roastery, Kota Tomohon.

Ditempat itu, ia bertemu dengan Almontana Paat alias Emon, figur petani milenial yang eksis menggeluti budidaya tanaman kopi di Kota sejuk itu.

Baca juga: Bangga! Almontana Cs Sambut Kunjungan Dubes Heri, Genjot Ekspor Kopi Tomohon ke Jepang!

Sompie akui, ini adalah hal yang sangat bermanfaat bagi setiap petani kopi. “Kalian harus belajar bersama seorang Almontana Paat, untuk memperkuat budidaya Kopi di Tomohon,” ucapnya.

Bagaimana tidak, kata dia, Almontana Paat berhasil memproduksi Kopi tanpa bergantung pada pupuk Kimiawi.

“Teman kita ini (Emon) mampu membuat pupuk sendiri dari bahan organik, seperti sisa makanan yang diolah sendiri menjadi pupuk,” ungkapnya kagum.

Bukan hanya itu, Sompie mengatakan, ia mendapat inspiratif tentang pembuatan pupuk padat dari ampas kopi.

Baca: Terima Bantuan 3000 Bibit Rempah dari BI, Warga Akui Materi Sosialisasi Tanam Mudah Dipahami

“Kisah inspiratif ini, harus kita gelorakan untuk generasi milenial dan Gen-Z, khususnya di Kota Tomohon,” ketusnya.

Dirinya menerangkan pentingnya mempelajari hal ini dalam memulai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Apalagi, jenis usaha yang berhubungan dengan dunia pertanian.

Baca: Punya Semangat Berkarya, Cindy Rantung: Kosgoro 1957 Tomohon Solid Menangkan Golkar!

Dari pemantauan media ini, Sompie juga sempat bercerita dengan akademis muda Cindy Rantung, SH, MH yang dinilainya miliki jiwa inspiratif dan berani berkarya.

“Orang-orang seperti ini, yang kita butuhkan untuk pembangunan kota Tomohon lebih baik lagi,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Ronny Sompie merupakan politisi partai Golkar yang bakal maju di pemilihan legislatif (Pileg) DPR-RI, Dapil Sulawesi Utara (Sulut) Nomor urut 3 (Tiga).

Continue Reading

Bisnis dan Ekonomi

Bangga! Almontana Cs Sambut Kunjungan Dubes Heri, Genjot Ekspor Kopi Tomohon ke Jepang!

Hal ini berpotensi eksportir Kopi asli Tomohon ke Tokyo, Jepang. Pasalnya, para pengusaha kopi milenial mempromosikan Kopi Tomohon kepada Dubes Heri.

Published

on

TOMOHON, – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Jepang Heri Akhmad bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua (SulaMPua) rangkul para pebisnis kopi muda asal Tomohon.

Hal ini berpotensi eksportir Kopi asli Tomohon ke Tokyo, Jepang. Pasalnya, para pengusaha kopi milenial mempromosikan Kopi Tomohon kepada Dubes Heri, pada Rabu (7/6/2023), di kantor Bea Cukai Bitung.

“Ya, kami diberi kesempatan untuk mempromosikan kopi Lokal Sulawesi Utara, yakni kopi Arabika Tomohon, Arabika Minahasa Koya, dan Robusta Kotamobagu yang menjadi potensi eksport barang jadi,” ungkap owner Emonts Coffee Almontana Paat.

Almontana juga mengajak para pengusaha kopi asal Tomohon, yakni Marcelino Kawuwung Owner Garrison Coffee, dan David Parengkuan Owner Thirtyseven Coffee Tomohon.

“Terima kasih BI Sulut yang sudah mempercayakan kami menyajikan kopi-kopi lokal Sulawesi Utara kepada Duta Besar RI untuk Jepang,” ucap Almontana Paat.

Kunjungan Dubes Heri, kata dia (Almontana-red) jadi penambah wawasan bagi para pengusaha Kopi di Tomohon, untuk melayani dengan menyajikan Kopi bagi para diplomat.

“Ini penting untuk kami (pengusaha kopi), agar para diplomat dapat menikmati kopi asli Tomohon, baik dari cara bahasa, gestur, dan cara menjelaskan hospitality ke mereka,” tuturnya.

Perlu diketahui, Indonesia merupakan eksportir kopi ke 6 terbesar ke Jepang setelah Brazil, Vietnam, Kolombia, Guatemala, dan Ethiopia.

Indonesia menguasai pangsa pasar kopi sebesar 2,5% di Jepang. Adapun kinerja ekspor kopi Indonesia ke Jepang pada tahun 2020 sebesar USD 60,4 juta.

Sedangkan pada periode Januari-September 2021 tercatat sebesar USD 48,6 juta atau meningkat 9,62% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Ichad

Continue Reading

Bisnis dan Ekonomi

Terima Bantuan 3000 Bibit Rempah dari BI, Warga Akui Materi Sosialisasi Tanam Mudah Dipahami

Published

on

Proses jalanan sosialisasi tanam bibit barito

TOMOHON,- Bank Indonesia (BI) terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang tentu jadi ‘Pupuk’ kesejahteraan masyarakat, khususnya didataran kaki gunung Lokon.

Buktinya, pada Rabu (10/5/2023), BI memberi suntikan bantuan 3000 bibit barito bagi 200 masyarakat Tomohon, bertajuk Penyerahan dan Sosialisasi Perawatan Bibit Barito kepada Keluarga Pra-sejahtera.

Dalam pelaksanaannya, ratusan masyarakat itu menerima asupan ilmu menanam dari pemantik berpengalaman Almontana Paat, yang juga bagian dari Petani Unggulan Bank Indonesia (PUBI).

Pengusaha muda itu memberi materi yang mudah dicerna masyarakat, itu sebabnya, peserta sosialisasi tampak mengangguk-angguk ketika pemateri membagikan ilmunya.

Masyarakat penerima bantuan dan ilmu tanam rempah itu akui tingkat pemateri sosialisasi mudah dipahami. Seperti halnya Ibu Riske Lengkong, yang merupakan peserta dalam sosialisasi itu.

Dirinya akui, ilmu dan pengalaman yang diberikan pemateri Almontana Paat itu gampang dimengerti. “Ya, baru kali ini saya tahu teknik menanam yang benar. Materi yang diberikan gampang dimengerti. Jadi langsung paham,” ungkap Riske.

Di penghujung sosialisasi, Almontana berharap, dengan teresapnya materi yang ia beri, dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan tentu mensejahterakan lewat hasil tanam rempah.

“Jaga dan rawat baik-baik bibit ini. Pastinya dapat menguntungkan kita, dan sangat baik bagi perekonomian kita,” terang Petani Kopi yang juga pemilik salah satu Kedai Kopi di Tomohon itu.

Tak lupa, Almontana berterimakasih dan mengapresiasi program Bank Indonesia, atas capaian kinerja yang baik lewat pemberian 3000 bibit barito untuk 200 masyarakat kota Tomohon.

Perlu diketahui, dari 200 masyarakat yang hadir, 1 peserta mendapat 15 jenis rempah dari 3 komoditi, yaitu 5 Tanaman Rica, 5 Tomat, dan 5 bawang, serta pupuk.

Ichad

Continue Reading

TRENDING